Desa Laywo Jaya

Kec. Wawonii Timur
Kab. Konawe Kepulauan - Sulawesi Tenggara

Artikel

Kades Sulham Ikuti Program Kades Masuk Kampus Sebagai Upaya Penguatan Pemerintahan Desa

Administrator

17 Juli 2026

53 Kali dibuka

 — Langkah nyata untuk membawa perubahan di tingkat nasional  terus ditunjukkan oleh Kepala Desa Laywo Jaya, Kecamatan Wawonii Timur, Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep). Demi meningkatkan kapasitas tata kelola pemerintahan, Sulham Tepamba S.H., M.H., melangkah jauh dari desanya menuju salah satu universitas terbaik bangsa untuk mengikuti program bergengsi "Kepala Desa Masuk Kampus Se-Indonesia".

Kegiatan berskala nasional ini diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri) yang bekerja sama dengan Universitas Indonesia (UI). Berlangsung di Kampus UI Depok mulai tanggal 13 Juni hingga 16 Juli 2026, ajang ini menjadi ruang bersua dan belajar bagi para pemimpin desa dari berbagai pelosok negeri. 

Sulham tidak sendirian. Kepala Desa Laywo Jaya ini turut ambil bagian bersama sekitar 400 kepala desa lainnya dari berbagai penjuru tanah air. Mulai dari wilayah Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera Selatan, Sumatera Barat, Aceh, Sumatera Utara, Riau, Jambi, Bengkulu, hingga keterwakilan dari Indonesia Tengah seperti Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, dan Sulawesi Tenggara.
Program strategis ini dibuka secara resmi oleh Menteri Dalam Negeri, Prof. Jenderal Tito Karnavian. Dalam arahannya, Mendagri menegaskan bahwa peningkatan kompetensi kepala desa adalah harga mati agar mampu menghadapi tantangan pembangunan era modern melalui inovasi, tata kelola yang profesional, serta pemanfaatan teknologi digital.

Selama empat hari masa pembelajaran intensif, para kepala desa tidak hanya mendengarkan kuliah umum, tetapi juga terlibat aktif dalam diskusi interaktif bersama para pakar kebijakan publik, akademisi UI, dan praktisi pemerintahan.
Enam Modul Utama Pembelajaran:
* Ekonomi Sirkular
* Administrasi Digital Desa
* Pemetaan Potensi Ekonomi Desa
* Penentuan Prioritas Program Desa
* Inovasi Desa
* Validasi Potensi Desa
Menariknya, program ini menerapkan standar akademis yang ketat. Setiap modul yang selesai diajarkan langsung diakhiri dengan ujian evaluasi guna mengukur pemahaman dan keseriusan para peserta.

Bagi Sulham, kesempatan belajar langsung di Kampus UI memberikan ruang pandang dan wawasan baru yang luar biasa. Ia mengaku mendapatkan banyak bekal berharga yang siap diimplementasikan untuk meningkatkan pelayanan masyarakat di Desa Laywo Jaya.

"Banyak ilmu baru yang kami dapatkan, terutama mengenai ekonomi sirkular dan digitalisasi desa. Insya Allah sepulang dari kegiatan ini akan langsung kami terapkan di desa. Harapan kami, pelayanan kepada masyarakat semakin cepat, transparan, dan BUMDes dapat berkembang lebih maju sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ungkap Sulham dengan optimis.

Bagi pria bergelar Magister Hukum ini, membangun desa di era sekarang harus melampaui sekadar pembangunan fisik.
"Membangun desa bukan hanya soal menciptakan infrastruktur, tetapi juga tentang membuka harapan, memperkuat kebersamaan, dan menggerakkan ekonomi masyarakat," tambahnya.

WhatsApp_Image_2026-07-17_at_09-00-05(1) 

Sulham menilai program ini sangat komplit dan relevan dengan kebutuhan desa saat ini karena merangkum berbagai aspek mulai dari perundang-undangan hingga kebijakan strategis.

"Alhamdulillah kami mendapatkan banyak ilmu dan pengalaman dari program ini. Walaupun intensif dalam empat hari, kami merasa bangga bisa belajar langsung di kampus, bertemu dosen-dosen, serta berdiskusi dengan kepala desa lainnya. Ilmu yang kami peroleh akan kami terapkan dan bagikan kepada masyarakat,” jelasnya.

Sebagai penanda komitmen dan keberhasilan melewati seluruh rangkaian ujian modul, di akhir kegiatan, seluruh peserta yang dinyatakan lulus berhak memperoleh sertifikat resmi dari Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia dan Universitas Indonesia. Sertifikat ini menjadi bukti formal pengakuan atas kompetensi baru yang telah mereka capai.

Melalui program "Kepala Desa Masuk Kampus Se-Indonesia" ini, diharapkan Desa Laywo Jaya bersama ratusan desa lainnya mampu bertransformasi menjadi desa percontohan baru yang dipimpin oleh kepala desa yang inovatif, adaptif, profesional, serta memiliki daya saing tinggi demi mewujudkan Indonesia yang maju dari desa.

Dari Laywo Jaya ke Kampus UI: Kades Sulham Program Penguatan Pemerintahan Desa. 

 

 — Langkah nyata untuk membawa perubahan di tingkat nasional  terus ditunjukkan oleh Kepala Desa Laywo Jaya, Kecamatan Wawonii Timur, Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep). Demi meningkatkan kapasitas tata kelola pemerintahan, Sulham Tepamba S.H., M.H., melangkah jauh dari desanya menuju salah satu universitas terbaik bangsa untuk mengikuti program bergengsi "Kepala Desa Masuk Kampus Se-Indonesia".

Kegiatan berskala nasional ini diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri) yang bekerja sama dengan Universitas Indonesia (UI). Berlangsung di Kampus UI Depok mulai tanggal 13 Juni hingga 16 Juli 2026, ajang ini menjadi ruang bersua dan belajar bagi para pemimpin desa dari berbagai pelosok negeri. 

Sulham tidak sendirian. Kepala Desa Laywo Jaya ini turut ambil bagian bersama sekitar 400 kepala desa lainnya dari berbagai penjuru tanah air. Mulai dari wilayah Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera Selatan, Sumatera Barat, Aceh, Sumatera Utara, Riau, Jambi, Bengkulu, hingga keterwakilan dari Indonesia Tengah seperti Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, dan Sulawesi Tenggara.
Program strategis ini dibuka secara resmi oleh Menteri Dalam Negeri, Prof. Jenderal Tito Karnavian. Dalam arahannya, Mendagri menegaskan bahwa peningkatan kompetensi kepala desa adalah harga mati agar mampu menghadapi tantangan pembangunan era modern melalui inovasi, tata kelola yang profesional, serta pemanfaatan teknologi digital.

Selama empat hari masa pembelajaran intensif, para kepala desa tidak hanya mendengarkan kuliah umum, tetapi juga terlibat aktif dalam diskusi interaktif bersama para pakar kebijakan publik, akademisi UI, dan praktisi pemerintahan.
Enam Modul Utama Pembelajaran:
* Ekonomi Sirkular
* Administrasi Digital Desa
* Pemetaan Potensi Ekonomi Desa
* Penentuan Prioritas Program Desa
* Inovasi Desa
* Validasi Potensi Desa
Menariknya, program ini menerapkan standar akademis yang ketat. Setiap modul yang selesai diajarkan langsung diakhiri dengan ujian evaluasi guna mengukur pemahaman dan keseriusan para peserta.

WhatsApp_Image_2026-07-17_at_09-00-05 

Bagi Sulham, kesempatan belajar langsung di Kampus UI memberikan ruang pandang dan wawasan baru yang luar biasa. Ia mengaku mendapatkan banyak bekal berharga yang siap diimplementasikan untuk meningkatkan pelayanan masyarakat di Desa Laywo Jaya.

"Banyak ilmu baru yang kami dapatkan, terutama mengenai ekonomi sirkular dan digitalisasi desa. Insya Allah sepulang dari kegiatan ini akan langsung kami terapkan di desa. Harapan kami, pelayanan kepada masyarakat semakin cepat, transparan, dan BUMDes dapat berkembang lebih maju sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ungkap Sulham dengan optimis.

Bagi pria bergelar Magister Hukum ini, membangun desa di era sekarang harus melampaui sekadar pembangunan fisik.
"Membangun desa bukan hanya soal menciptakan infrastruktur, tetapi juga tentang membuka harapan, memperkuat kebersamaan, dan menggerakkan ekonomi masyarakat," tambahnya.

Sulham menilai program ini sangat komplit dan relevan dengan kebutuhan desa saat ini karena merangkum berbagai aspek mulai dari perundang-undangan hingga kebijakan strategis.

"Alhamdulillah kami mendapatkan banyak ilmu dan pengalaman dari program ini. Walaupun intensif dalam empat hari, kami merasa bangga bisa belajar langsung di kampus, bertemu dosen-dosen, serta berdiskusi dengan kepala desa lainnya. Ilmu yang kami peroleh akan kami terapkan dan bagikan kepada masyarakat,” jelasnya.

Sebagai penanda komitmen dan keberhasilan melewati seluruh rangkaian ujian modul, di akhir kegiatan, seluruh peserta yang dinyatakan lulus berhak memperoleh sertifikat resmi dari Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia dan Universitas Indonesia. Sertifikat ini menjadi bukti formal pengakuan atas kompetensi baru yang telah mereka capai.

Melalui program "Kepala Desa Masuk Kampus Se-Indonesia" ini, diharapkan Desa Laywo Jaya bersama ratusan desa lainnya mampu bertransformasi menjadi desa percontohan baru yang dipimpin oleh kepala desa yang inovatif, adaptif, profesional, serta memiliki daya saing tinggi demi mewujudkan Indonesia yang maju dari desa.

WhatsApp_Image_2026-07-17_at_09-00-04 dsf 

Komentar yang terbit pada artikel "Kades Sulham Ikuti Program Kades Masuk Kampus Sebagai Upaya Penguatan Pemerintahan Desa"

Kirim Komentar

Nama
Telp./HP
E-mail

Komentar

Captha

Komentar Facebook

Aparatur Desa

Kepala Desa

SULHAM, SH.,MH.,N.LP

Sekretaris Desa

ARISMAN

Kasi Pemerintahan

HAERUDDIN

Kasi Kesejahteraan

SUHARNI

Kasi Pelayanan

ROSNAH

Kaur Perencanaan

AHYAR

Kaur Keuangan

MOHAMMAD YAMIN

Kaur Tata Usaha dan Umum

AMAL HUDA S.IP

Kepala Dusun I

ASRI

Kepala Dusun II

MUHAMMAD SIDRAT

Kepala Dusun III

ERA FAZIRA

Layanan Mandiri
Layanan Mandiri
Layanan Mandiri
Layanan Mandiri

Desa Laywo Jaya

Kecamatan Wawonii Timur, Kabupaten Konawe Kepulauan, Sulawesi Tenggara

Galeri Video

Video Desa 1
Video Desa 2
Video Desa 3
Video Desa 4
Video Desa 5
@php defined('BASEPATH') || exit('No direct script access allowed'); @endphp

RADIO RRI Kendari SULTRA

Radio RRI Kendari
CLICK TO PLAY

Menu Kategori

Agenda

Belum ada agenda terdata

Komentar

Media Sosial

Jam Kerja

Hari Mulai Selesai
Senin 08:00:00 14:00:00
Selasa 08:00:00 14:00:00
Rabu 08:00:00 14:00:00
Kamis 08:00:00 14:00:00
Jumat 08:00:00 12:00:00
Sabtu Libur
Minggu Libur

Statistik Pengunjung

Hari ini:143
Kemarin:13
Total:16.583
Sistem Operasi:Unknown Platform
IP Address:216.73.217.165
Browser:Mozilla 5.0

INFO GRAFIS APBDES


 

Cek Realisasi APBDes Laywo Jaya

Peta Wilayah Desa

Transparansi Anggaran

APBDes 2022 Pelaksanaan

Pendapatan

AnggaranRealisasi
Rp 1.255.998.000,00Rp 1.255.998.000,00

Belanja

AnggaranRealisasi
Rp 2.648.140.000,00Rp 2.648.140.000,00

APBDes 2022 Pendapatan

Dana Desa

AnggaranRealisasi
Rp 891.744.000,00Rp 891.744.000,00

Alokasi Dana Desa

AnggaranRealisasi
Rp 364.254.000,00Rp 364.254.000,00

APBDes 2022 Pembelanjaan

Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa

AnggaranRealisasi
Rp 1.193.452.000,00Rp 1.193.452.000,00

Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa

AnggaranRealisasi
Rp 962.688.000,00Rp 962.688.000,00

Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Desa

AnggaranRealisasi
Rp 82.000.000,00Rp 82.000.000,00

Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa

AnggaranRealisasi
Rp 262.400.000,00Rp 262.400.000,00

Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa

AnggaranRealisasi
Rp 147.600.000,00Rp 147.600.000,00

Lokasi Kantor Desa

Latitude:-4.09616498261943
Longitude:123.25033478499547

Desa Laywo Jaya, Kecamatan Wawonii Timur, Kabupaten Konawe Kepulauan - Sulawesi Tenggara

Buka Peta

Wilayah Desa