Desa Laywo Jaya

Kecamatan Wawonii Timur
Kabupaten Konawe Kepulauan - Sulawesi Tenggara

Artikel

Jika Kepala Daerah Dipilih oleh Kepala Desa: Sebuah Alternatif Demokrasi

Administrator

21 Januari 2026

343 Kali Dibaca

Wacana pemilihan kepala daerah oleh DPRD kembali mencuat. Alasan klasik pun kembali dikemukakan: efisiensi anggaran. Pilkada langsung dianggap terlalu mahal, melelahkan, dan sarat konflik. Namun, di balik dalih efisiensi itu, publik justru mencium aroma kemunduran demokrasi

Penolakan pun menguat, terutama dari kelas menengah dan kelompok masyarakat sipil. Bagi mereka, menyerahkan pemilihan kepala daerah kepada DPRD sama saja dengan menarik kembali hak rakyat yang telah diperjuangkan sejak reformasi. Demokrasi dikhawatirkan kembali menjadi urusan elite, bukan kehendak warga.

Di tengah tarik-menarik itulah, muncul sebuah gagasan alternatif yang terdengar tidak lazim, bahkan terkesan aneh, namun layak didiskusikan secara serius: kepala daerah dipilih oleh kepala desa.

Jalan Tengah yang Tidak Terfikirkan

Gagasan ini menarik karena berada di tengah dua kutub ekstrem: demokrasi langsung yang mahal, dan demokrasi perwakilan ala DPRD yang elitis. Kepala desa berada di posisi unik—mereka bukan elite pusat, tetapi juga bukan warga biasa.

Kepala desa dipilih langsung oleh rakyat melalui pilkades. Mereka memiliki legitimasi politik yang sah, sekaligus kedekatan sosial yang kuat dengan masyarakat. Dalam banyak hal, kepala desa justru menjadi wajah negara yang paling nyata di mata warga.

Jika kepala daerah dipilih oleh kepala desa, maka sesungguhnya yang bekerja adalah mekanisme demokrasi berlapis: rakyat memilih kepala desa, lalu kepala desa mewakili aspirasi rakyat dalam memilih pemimpin daerah.

Lebih Membumi, Lebih Representatif

Berbeda dengan DPRD yang jumlahnya terbatas dan sarat kepentingan partai, jumlah kepala desa jauh lebih banyak dan tersebar hingga ke pelosok. Di satu kabupaten bisa terdapat ratusan desa dengan latar sosial yang beragam.

Ini berarti suara yang muncul akan lebih beragam, lebih membumi, dan tidak terkonsentrasi pada segelintir elite politik. Kepala desa hidup bersama persoalan nyata: jalan rusak, sawah kekeringan, warga miskin, layanan kesehatan terbatas. Mereka tidak hanya membaca laporan, tetapi mengalami langsung.

Dalam konteks ini, pilihan mereka terhadap calon kepala daerah berpotensi lebih rasional dan berbasis kebutuhan riil, bukan sekadar kompromi politik.

Cermin dari Sistem Noken

Model ini juga mengingatkan pada sistem noken di Papua, di mana masyarakat mempercayakan hak pilihnya kepada tokoh adat. Esensinya bukan pada prosedur teknis, melainkan pada kepercayaan kolektif terhadap pemimpin lokal.

Demokrasi tidak selalu harus seragam. Dalam negara yang majemuk seperti Indonesia, variasi model demokrasi justru bisa menjadi kekuatan, selama substansinya tetap menjaga kedaulatan rakyat.

Resiko yang Harus Diperhatikan

Namun, gagasan ini bukan tanpa bahaya. Jika tidak diatur dengan ketat, pemilihan oleh kepala desa justru bisa melahirkan oligarki baru di tingkat lokal. Kepala desa bisa menjadi sasaran lobi, tekanan politik, bahkan transaksi kekuasaan.

Karena itu, jika wacana ini hendak dipertimbangkan, prasyaratnya harus tegas: transparansi penuh, pengawasan publik yang kuat, larangan konflik kepentingan, serta sanksi hukum yang jelas. Tanpa itu, gagasan ini hanya akan memindahkan masalah, bukan menyelesaikannya.

Wacana pemilihan kepala daerah oleh kepala desa sejatinya membuka pertanyaan mendasar: demokrasi seperti apa yang ingin kita bangun? Demokrasi yang murah tapi elitis, atau demokrasi yang partisipatif namun berbiaya tinggi?

Mungkin jawabannya bukan memilih salah satu secara ekstrem, melainkan berani mencari jalan tengah yang lebih kontekstual dengan realitas Indonesia. Dan dalam pencarian itu, peran desa—sebagai fondasi republik—tidak boleh terus-menerus dipinggirkan.

 

Kirim Komentar

Nama
Telp./HP
E-mail

Komentar

Captha

Komentar Facebook

Statistik Desa

Aparatur Desa

Kepala Desa

SULHAM, SH.,MH.,N.LP

Sekretaris Desa

ARISMAN

Kasi Pemerintahan

HAERUDDIN

Kasi Kesejahteraan

SUHARNI

Kasi Pelayanan

ROSNAH

Kaur Perencanaan

AHYAR

Kaur Keuangan

MOHAMMAD YAMIN

Kaur Tata Usaha dan Umum

AMAL HUDA S.IP

Kepala Dusun I

ASRI

Kepala Dusun II

MUHAMMAD SIDRAT

Kepala Dusun III

ERA FAZIRA

Layanan Mandiri
Layanan Mandiri
Layanan Mandiri
Layanan Mandiri

Desa Laywo Jaya

Kecamatan Wawonii Timur, Kabupaten Konawe Kepulauan, 74

Galeri Video

Video Desa 1
Video Desa 2
Video Desa 3
Video Desa 4
Video Desa 5

RADIO RRI Kendari SULTRA

Radio RRI Kendari
CLICK TO PLAY

Jam Kerja

Hari Mulai Selesai
Senin 08:00:00 14:00:00
Selasa 08:00:00 14:00:00
Rabu 08:00:00 14:00:00
Kamis 08:00:00 14:00:00
Jumat 08:00:00 12:00:00
Sabtu Libur
Minggu Libur

Menu Kategori

Agenda

Belum ada agenda terdata

Komentar

Media Sosial

Statistik Pengunjung

Hari ini:38
Kemarin:42
Total:19,329
Sistem Operasi:Unknown Platform
IP Address:216.73.217.11
Browser:Mozilla 5.0

Jam Kerja

Hari Mulai Selesai
Senin 08:00:00 14:00:00
Selasa 08:00:00 14:00:00
Rabu 08:00:00 14:00:00
Kamis 08:00:00 14:00:00
Jumat 08:00:00 12:00:00
Sabtu Libur
Minggu Libur
Isi Buku Tamu
๐Ÿ‘ฅ CEK DATA PENDUDUK
PEMERINTAH DESA LAYWO JAYA
KECAMATAN WAWONII TIMUR
KABUPATEN KONAWE KEPULAUAN
Pastikan Anda Telah Terdata di Dalam Sistem untuk Mendapatkan Pelayanan Maksimal
Memverifikasi NIK...

Info Grafis APBDes

๐Ÿ“Š APBDes 2022
๐Ÿ“Š Realisasi APBDes 2022
๐Ÿ“Š APBDes 2023
๐Ÿ“Š APBDes 2024
×

Transparansi Anggaran

APBDes 2026 Pelaksanaan

Pendapatan

AnggaranRealisasi
Rp 636.324.000,00RP 0,00

Belanja

AnggaranRealisasi
Rp 601.094.000,00RP 266.200.000,00

Pembiayaan

AnggaranRealisasi
Rp -35.230.000,00RP -35.230.000,00

APBDes 2026 Pendapatan

Dana Desa

AnggaranRealisasi
Rp 309.304.000,00RP 0,00

Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi

AnggaranRealisasi
Rp 11.017.000,00RP 0,00

Alokasi Dana Desa

AnggaranRealisasi
Rp 316.003.000,00RP 0,00

APBDes 2026 Pembelanjaan

Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa

AnggaranRealisasi
Rp 346.952.000,00RP 155.000.000,00

Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa

AnggaranRealisasi
Rp 205.542.000,00RP 87.000.000,00

Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Desa

AnggaranRealisasi
Rp 16.200.000,00RP 8.000.000,00

Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa

AnggaranRealisasi
Rp 32.400.000,00RP 16.200.000,00

Lokasi Kantor Desa

Latitude:-4.09616498261943
Longitude:123.25033478499547

Desa Laywo Jaya, Kecamatan Wawonii Timur, Kabupaten Konawe Kepulauan - Sulawesi Tenggara

Buka Peta

Wilayah Desa